Admisi : Senin - Jumat 08:00-17:00
Multifunction Hall Gedung T.P. Rachmat Universitas Pignatelli Triputra (UPITRA) dipenuhi warna, ekspresi, dan semangat kebersamaan mahasiswa dan dosen pada Rabu, 11 Desember 2025. Fakultas Sosial dan Humaniora (FSH) UPITRA untuk pertama kalinya menggelar Cultural Fest 2025, sebuah perhelatan budaya bertema “Reflections of Heritage: Different Cultures, One Spirit” yang mengajak sivitas akademika untuk merefleksikan makna keberagaman dalam konteks akademik dan kehidupan modern.
Kegiatan ini lahir dari gagasan untuk merayakan persatuan dalam keberagaman budaya, sekaligus menjadi ruang belajar berbasis proyek bagi mahasiswa. Cultural Fest 2025 merupakan implementasi pembelajaran project-based learning dari mata kuliah Event Management, Local Cultural Heritage, dan Cross-Cultural Understanding, yang sepenuhnya dirancang dan dijalankan oleh mahasiswa.
Acara dibuka sejak pagi melalui sesi Art Exhibition yang menampilkan beragam karya foto dan lukisan bertema sosial, religi, dan budaya. Karya-karya tersebut dipamerkan di area depan Multifunction Hall dan menarik perhatian ratusan pengunjung yang melintas. Panitia juga menghadirkan sistem voting sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa, dengan total partisipasi lebih dari 100 suara.
Memasuki sore hari, suasana semakin semarak melalui sesi Performing Arts. Beragam pertunjukan ditampilkan, mulai dari dokumenter mini CFD, tarian Samba, kisah legenda Nusantara seperti Sangkuriang dan Malin Kundang, hingga cerita Houyi yang dikenal dalam tradisi Mid-Autumn Festival. Penonton juga disuguhkan tarian tradisional fusion Jawa-Dayak, drama bertema isu rasisme, tari yang merepresentasikan nilai gotong royong, serta pertunjukan dance dengan gaya budaya mancanegara.
Salah satu panitia menyampaikan bahwa Cultural Fest tidak hanya ajang pentas seni mahasiswa. “Lewat acara ini, kami belajar bagaimana budaya bisa menjadi medium refleksi dan dialog, bukan hanya hiburan,” ujarnya.
Puncak acara ditandai dengan sesi Appreciation and Awarding, di mana para dosen pengampu mata kuliah memberikan penghargaan kepada mahasiswa sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kreativitas, dan kerja keras mereka.
Cultural Fest 2025 melibatkan mahasiswa D-3 Bahasa Inggris semester 5 sebagai panitia, serta mahasiswa S-1 Bahasa dan Kebudayaan Inggris dan S-1 Pariwisata semester 1 sebagai penampil. Dosen-dosen FSH UPITRA turut memeriahkan acara dengan mengenakan busana adat dari berbagai negara, menambah nuansa lintas budaya yang kuat.
Melalui Cultural Fest 2025, FSH UPITRA menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan berdampak. Acara ini menjadi pengingat bahwa kampus bukan hanya ruang akademik, tetapi juga tempat bertumbuhnya kesadaran budaya, empati, dan semangat kebersamaan dalam keberagaman.
Leave a reply
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *