• iconJl. Duwet No. 1 Karangasem, Laweyan, Surakarta
  • iconadmission@upitra.ac.id

Admisi : Senin - Jumat 08:00-17:00

icon

Kontak

0811-290-7500

Berita Kampus

<
Mahasiswa Software Engineering UPITRA Hadirkan Aplikasi Siap Pakai

Mahasiswa Software Engineering UPITRA Hadirkan Aplikasi Siap Pakai

Beberapa bulan terakhir, diskusi mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Pignatelli Triputra (UPITRA) tidak lagi berhenti pada tugas dan teori di kelas. Bukan tanpa alasan mahasiswa Program Studi S1 Software Engineering tengah menuntaskan Capstone Project berupa pengembangan produk aplikasi yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata pengguna. Proyek ini menjadi penanda penting penerapan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang diimplementasikan secara konsisten di UPITRA.

 

Melalui Capstone Project, mahasiswa tidak hanya diuji kemampuan teknisnya, tetapi juga cara berpikir, berkolaborasi, dan menyelesaikan masalah riil. Dua produk aplikasi berhasil dikembangkan dan siap diserahkan kepada mitra yang sudah bekerja sama, sekaligus akan diaplikasikan di lingkungan UPITRA sebagai bagian dari pemanfaatan sistem digital kampus.

 

Produk pertama bertajuk “UPITRA VR EXPLORE”, dikembangkan oleh Muhammad Nibros Daffa Abroor (233036001), Laurensia Sangdewi Kurnianti (233036019), Farras Rizqi Adhiprawira (233036012), dan Leonardo Perolino Murat (233036007). Aplikasi ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman eksplorasi kampus UPITRA secara virtual, memanfaatkan teknologi virtual reality sebagai media informasi dan promosi yang interaktif.

 

Sementara itu, produk kedua berjudul “Visensi”, dikembangkan oleh Anggara Desectio Caesar Paryta (233036008), Gregorius Alvin Duta Pratama (233036020), Laurensia Cahyani Kusuma Putri (233036013), Roi Fransisko S. (233036009), dan Stefanus Anggara Murti (233036006). Aplikasi ini disiapkan sebagai sistem yang mendukung kebutuhan mitra pengguna, Arsyanendra Panuntun, dengan pendekatan pengembangan berbasis kebutuhan lapangan.

 

Salah satu mahasiswa, Laurensia menyampaikan bahwa Capstone Project menjadi pengalaman belajar paling menantang selama kuliah. “Kami tidak hanya menulis kode, tapi belajar memahami kebutuhan pengguna, melakukan revisi, dan memastikan sistem benar-benar bisa dipakai untuk mitra,” ujarnya.

 

Pendekatan OBE dalam proyek ini terlihat dari proses yang dilalui mahasiswa, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan, pengujian, hingga rencana implementasi. Dosen pembimbing berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan, bukan sekadar pemberi instruksi, sehingga mahasiswa terbiasa mengambil keputusan secara mandiri dan bertanggung jawab.

 

Bagi Program Studi S1 Software Engineering UPITRA, Capstone Project menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis proyek mampu menjembatani dunia akademik dan kebutuhan industri. Keterlibatan mitra eksternal serta rencana penerapan sistem di lingkungan kampus memperkuat nilai kebermanfaatan karya mahasiswa.

 

Ke depan, UPITRA berharap semakin banyak karya mahasiswa yang lahir dari proses pembelajaran kontekstual dan berdampak langsung. Capstone Project ini bukan hanya penutup masa studi, melainkan awal kontribusi nyata mahasiswa sebagai calon profesional di bidang teknologi.

 

 

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *