Admisi : Senin - Jumat 08:00-17:00
Tren kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan Internet of Things (IoT) bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan kompetensi yang harus dikuasai mahasiswa saat ini. Memahami hal tersebut, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UPITRA menggelar kuliah umum bertajuk "IoT and AI Application" pada 15 April 2026 di Auditorium UPITRA.
Acara ini menghadirkan Dr. rer. nat. Ts. Toni Anwar, seorang pakar sekaligus Associate Professor dari Universiti Teknologi Petronas, Malaysia. Kehadirannya memberikan kesempatan langka bagi mahasiswa dan dosen FST untuk berdialog langsung mengenai penerapan teknologi digital di skala internasional.
Sepanjang sesi, Dr. Toni Anwar memaparkan bagaimana integrasi antara perangkat keras dan sistem cerdas mampu menciptakan solusi efisien bagi industri. Sebagai ahli di bidang Embedded System, Smart Agriculture, hingga Machine Learning, ia menekankan bahwa teknologi harus dirancang untuk mempermudah hidup manusia.
Salah satu dosen yang hadir mencatat bahwa wawasan ini sangat relevan dengan kurikulum kampus. "Diskusi tadi memberi gambaran nyata bagaimana teori yang dipelajari di kelas diaplikasikan pada industri besar seperti di Malaysia. Ini memotivasi mahasiswa untuk berpikir lebih luas, tidak hanya di lingkup lokal saja," ujarnya.
Kegiatan ini mempertegas komitmen UPITRA dalam menjaga kualitas Academic Excellence with Industrial Edge. Keunggulan akademik dosen dan mahasiswa kini diperkuat dengan paparan standar industri global (edge) melalui relasi internasional yang telah dibangun universitas. Memiliki akses langsung ke pakar dari universitas mancanegara merupakan nilai plus bagi mahasiswa UPITRA agar siap bersaing setelah lulus nanti.
Insight utama dari kegiatan ini adalah penyelarasan kompetensi digital mahasiswa dengan standar teknologi yang digunakan oleh perusahaan global. Dengan rutin mengadakan kuliah umum tingkat internasional, UPITRA memastikan lulusannya tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga wawasan industri yang tajam.
Kuliah umum ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang dinamis, menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta. Diharapkan, paparan dari Dr. Toni Anwar menjadi pemicu bagi mahasiswa FST untuk mulai merancang proyek-proyek inovatif berbasis IoT dan AI yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Inovasi dan kolaborasi global adalah kunci. Bersama UPITRA, setiap mahasiswa memiliki peluang yang sama untuk bertumbuh dalam ekosistem pendidikan yang terkoneksi dengan dunia internasional.
Leave a reply
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *