• iconJl. Duwet No. 1 Karangasem, Laweyan, Surakarta
  • iconadmission@upitra.ac.id

Admisi : Senin - Jumat 08:00-17:00

icon

Kontak

0811-290-7500

Artikel

<
Mengawali tahun 2026 UPITRA berhasil menembus pendanaan nasional melalui enam riset dosen yang mencakup AI, Energi, hingga Ekonomi Inklusif

Mengawali tahun 2026 UPITRA berhasil menembus pendanaan nasional melalui enam riset dosen yang mencakup AI, Energi, hingga Ekonomi Inklusif

Kabar membanggakan datang dari koridor riset Universitas Pignatelli Triputra (UPITRA). Berdasarkan pengumuman resmi dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 9 April 2026, sebanyak enam judul dari dosen UPITRA dinyatakan lolos sebagai penerima pendanaan program penelitian bergengsi tahun anggaran 2026. Prestasi ini menjadi sinyal kuat bahwa inovasi yang lahir dari kampus kini semakin diperhitungkan untuk menjawab tantangan nasional.

Enam proposal yang didanai mencakup spektrum inovasi yang luas, mulai dari teknologi kecerdasan buatan hingga ekonomi inklusif. Berikut adalah daftar para peneliti penerima hibah:
Ketua : Tutus Praningki, S.Kom., M.Kom. | Penelitian Dosen Pemula (PDP), dengan riset mengembangkan teknologi kecerdasan buatan untuk otomatisasi produksi batik melalui Hybrid Computer Vision-Deep Learning.
Ketua : Heru Suwasono, S.E., M.Sc. | Penelitian Fundamental - Reguler (PFR) meneliti fondasi ekonomi inklusif melalui pelaporan berkelanjutan pada UMKM Hijau di Surakarta.
Ketua : Benedictus Herry Suharto, S.T., M.T. | Penelitian Fundamental - Reguler (PFR) merancang efisiensi energi gedung cerdas menggunakan pemodelan hibrida LSTM-GNN.
Ketua : Imanuel Zega, S.Kom., M.Kom. | Penelitian Dosen Pemula (PDP) mengintegrasikan sistem paperless digital sebagai solusi keabsahan dokumen di era ekonomi hijau.
Ketua : Wahyu Setiawan, S.M., M.Sc. | Penelitian Dosen Pemula (PDP) memetakan karakteristik pendaki ramah lingkungan untuk pengelolaan destinasi wisata yang berkelanjutan.
Ketua : Aldian Umbu Tamu Ama, S.SI., M.Cs. | Penelitian Dosen Pemula (PDP) menciptakan sistem deteksi dan perhitungan obat otomatis secara real-time untuk farmasi rumah sakit.

dosen

Hibah pendanaan ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan wujud nyata komitmen kementerian dalam memperkuat hilirisasi riset di lingkungan perguruan tinggi. Kementerian menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi aktor utama dalam menghasilkan solusi atas permasalahan pembangunan.

Mahasiswa UPITRA berkesempatan terlibat langsung dalam proyek riset ini, membuka peluang pengalaman industri sejak bangku kuliah.

Salah satu dosen penerima pendanaan mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian ini. "Capaian ini adalah hasil kerja keras tim dalam menyelaraskan ide akademik dengan kebutuhan teknis di lapangan. Fokus kami adalah bagaimana teknologi gedung cerdas ini benar-benar bisa mengefisiensi energi secara nyata, bukan hanya di atas kertas," ungkapnya dengan penuh semangat.

Prestasi para dosen ini menjadi bukti hidup dari filosofi "Academic Excellence with Industrial Edge" yang dijunjung oleh UPITRA. Riset-riset yang lolos tidak hanya mengejar keunggulan akademik semata, tetapi juga memiliki sisi industri (edge) yang siap diaplikasikan. Misalnya, penggunaan AI untuk produksi batik atau deteksi obat di farmasi rumah sakit menunjukkan kedekatan riset kampus dengan kebutuhan industri modern.

Dampak dari pendanaan ini tentu akan sangat dirasakan oleh mahasiswa. Keterlibatan mahasiswa dalam riset-riset "berdana besar" ini akan memberikan pengalaman praktis yang jauh lebih kaya dibandingkan dengan hanya belajar di kelas. Branding UPITRA sebagai universitas yang risetnya diakui negara pun semakin kuat di mata calon mahasiswa dan mitra industri.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *