Admisi : Senin - Jumat 08:00-17:00
UPITRA, Surakarta (06/02) — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Genta Dikara Universitas Pignatelli Triputra (UPITRA) menggelar konser pra-kompetisi “Anantara” di Gedung Mutiara, SMK N 7 Surarkarta Jumat, 6 Februari 2026. Konser ini menjadi ajang pemanasan sekaligus ruang uji mental bagi para anggota PSM Genta Dikara sebelum tampil di panggung internasional. Tidak hanya dihadiri oleh civitas academica UPITRA, acara ini juga menarik perhatian siswa, guru, serta masyarakat umum yang ingin menyaksikan langsung kualitas PSM UPITRA.
Ketua PSM Genta Dikara,Marlin, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa konser pra kompetisi ini dirancang sebagai simulasi suasana lomba. “Kami ingin merasakan atmosfer tampil di depan publik, sekaligus menguji kesiapan repertoar yang akan dibawakan di Saint Angela nanti,” ujarnya. Menurutnya, konser ini juga menjadi momentum refleksi untuk melihat kekuatan dan hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
Dalam konser tersebut, Genta Dikara membawakan sejumlah lagu dengan beragam karakter, mulai dari karya klasik hingga aransemen kontemporer. Setiap komposisi disiapkan secara intens melalui proses latihan rutin selama beberapa bulan terakhir, termasuk pendalaman teknik vokal, interpretasi lagu, dan kekompakan tim.
![]()
Salah satu anggota PSM, Grace, mengaku bahwa konser ini memberikan pengalaman emosional yang berbeda. “Biasanya kami latihan di ruang tertutup, jadi tampil di depan penonton langsung membuat kami lebih terpacu. Deg-degan, tapi justru itu yang bikin semangat,” katanya.
Dari sisi akademik, kegiatan ini mencerminkan peran UKM sebagai ruang pengembangan soft skills mahasiswa. Melalui paduan suara, mahasiswa tidak hanya belajar soal teknik musik, tetapi juga disiplin, kerja tim, manajemen waktu, hingga kepercayaan diri tampil di ruang publik. Hal ini sejalan dengan visi UPITRA dalam mendorong pembelajaran menyeluruh yang tidak hanya bertumpu pada aspek akademik.
Dosen pendamping PSM Genta Dikara sekaligus conductor Moch. Deni Rizal, S.E.,M.M. menilai bahwa partisipasi dalam festival internasional merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring dan memperkenalkan identitas kampus ke level global. “Harapannya dengan mengikuti kompetisi level Internasional, mahasiswa semakin termotivasi untuk tampil lebih baik,” tuturnya.
Konser pra kompetisi ini sekaligus menjadi bentuk komunikasi terbuka antara PSM dengan publik, bahwa proses menuju prestasi selalu melewati tahapan panjang yang penuh latihan dan evaluasi. Bagi Genta Dikara, panggung di Gedung Mutiara malam itu bukanlah tujuan akhir, melainkan salah satu persiapan penting sebelum melangkah lebih jauh.
Dengan semangat yang terus terjaga, PSM Genta Dikara kini bersiap menatap Saint Angela International Choir Festival 2026 dengan optimisme. Bukan sekadar membawa nama UPITRA, tetapi juga membawa cerita tentang kerja kolektif, keberanian bermimpi, dan komitmen untuk terus belajar di setiap nada yang mereka nyanyikan.
Leave a reply
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *