• iconJl. Duwet No. 1 Karangasem, Laweyan, Surakarta
  • iconadmission@upitra.ac.id

Admisi : Senin - Jumat 08:00-17:00

icon

Kontak

0811-290-7500

Artikel

<
Rektor UPITRA Lantik Pejabat Struktural : Beri Pesan Agar Fokus Pada Pengembangan dan Inovasi

Rektor UPITRA Lantik Pejabat Struktural : Beri Pesan Agar Fokus Pada Pengembangan dan Inovasi

UPITRA, Surakarta (05/02) – Rektor Universitas Pignatelli Triputra (UPITRA) Dr. Fr. Ninik Yudianti, M.Acc., QIA., CSRA., secara resmi melantik Pejabat Struktural pada Kamis, 5 Februari 2026 pukul 08.00 WIB bertempat di Auditorium kampus UPITRA. Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Umum Yayasan Santo Yosef Maria Pignatelli Surakarta, Wakil Rektor, Dekan Fakultas, segenap pejabat di lingkungan UPITRA, dan tamu undangan.

Dalam prosesi tersebut, tiga pejabat resmi dilantik, yakni Drs. Dylmoon Hidayat, M.S., M.A., Ph.D. sebagai Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Tan Michael Chandra, S.S., M.Hum. sebagai Ketua Program Studi (Kaprodi) S1 Bahasa dan Kebudayaan Inggris (BKI), serta Oktavianus Wayan Semuel, S.E., M.M. sebagai Kaprodi S1 Pariwisata.

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya universitas untuk memperkuat tata kelola akademik sekaligus memastikan keberlanjutan pengembangan program studi yang semakin adaptif terhadap kebutuhan mahasiswa dan dunia kerja. Kegiatan ini ditandai dengan pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara pelantikan.

Pelantikan Struktural

Dalam sambutannya, Rektor UPITRA menekankan bahwa rotasi dan penetapan pejabat struktural bukan sekadar formalitas organisasi, tetapi bagian dari strategi institusi dalam menjaga kualitas pendidikan tinggi. “Kepemimpinan di perguruan tinggi hari ini tidak cukup hanya administratif. Dibutuhkan visi, kolaborasi, dan keberanian berinovasi agar kampus tetap relevan,” ujarnya.

Drs. Dylmoon Hidayat menyampaikan bahwa FST ke depan akan lebih mendorong penguatan pembelajaran berbasis proyek dan kolaborasi industri. “Kami ingin mahasiswa FST tidak hanya kuat secara teori, tetapi juga siap terjun ke dunia profesional dengan portofolio nyata,” tuturnya.

Pelantikan Struktural Upitra

Sementara itu, Tan Michael Chandra menyoroti pentingnya peran Program Studi BKI dalam menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks. Menurutnya, mahasiswa BKI perlu dibekali tidak hanya kompetensi konseling, tetapi juga kepekaan terhadap isu-isu kemanusiaan dan kesehatan mental. “Peran konselor hari ini semakin luas, bukan hanya di sekolah, tetapi juga di komunitas dan organisasi,” katanya.

Hal senada disampaikan Oktavianus Wayan Semuel yang menilai sektor pariwisata membutuhkan SDM yang adaptif dan kreatif. Ia berharap Prodi Pariwisata UPITRA dapat menjadi ruang belajar yang dekat dengan praktik industri. “Pariwisata bukan hanya soal destinasi, tapi tentang pengalaman, pelayanan, dan keberlanjutan,” ujarnya.

Bagi UPITRA, pelantikan ini bukan sekadar pergantian struktur, melainkan momentum untuk menegaskan komitmen dalam membangun budaya akademik yang kolaboratif dan responsif terhadap perubahan. Kepemimpinan baru diharapkan mampu menjadi jembatan antara visi institusi dengan kebutuhan nyata mahasiswa dan mitra eksternal.

Di akhir acara, suasana hangat terasa saat para dosen dan tamu memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Harapannya sederhana namun penting: dengan kepemimpinan yang segar, UPITRA dapat terus bertumbuh sebagai ruang belajar yang relevan, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *