• iconJl. Duwet No. 1 Karangasem, Laweyan, Surakarta
  • iconadmission@upitra.ac.id

Admisi : Senin - Jumat 08:00-17:00

icon

Kontak

0811-290-7500

Artikel

<
Sekali Klik Bisa Berisiko: UPITRA Bahas Keamanan dan Privasi Digital di Era Serba Online

Sekali Klik Bisa Berisiko: UPITRA Bahas Keamanan dan Privasi Digital di Era Serba Online

Di tengah kehidupan yang semakin terkoneksi secara digital, satu pertanyaan sederhana sering muncul: seberapa aman data pribadi kita di internet? Pertanyaan inilah yang menjadi titik awal diskusi dalam seminar bertajuk “Digital Trust: Keamanan dan Privasi di Era Serba Online” yang diselenggarakan oleh Universitas Pignatelli Triputra (UPITRA), Senin (13/04), di Multifunction Hall UPITRA.

Seminar ini menghadirkan narasumber dari dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UPITRA yang membahas berbagai aspek keamanan digital, mulai dari perlindungan data pribadi, ancaman siber, hingga pentingnya kesadaran pengguna dalam menjaga jejak digital mereka. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa siswa SMA/K di Soloraya yang ingin memahami lebih jauh tantangan keamanan di dunia yang semakin terdigitalisasi.

Dalam pemaparannya, salah satu dosen FST UPITRA menekankan bahwa kemajuan teknologi membawa banyak kemudahan, namun di saat yang sama juga membuka celah risiko baru. “Hari ini hampir semua aktivitas kita terhubung dengan internet, dari transaksi keuangan sampai komunikasi sehari-hari. Karena itu, kesadaran tentang keamanan digital bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan,” jelasnya di hadapan peserta seminar.

Ia juga menyoroti bahwa ancaman digital tidak selalu datang dari serangan yang kompleks. Banyak kasus kebocoran data justru berawal dari kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele, seperti penggunaan kata sandi yang lemah atau mengakses jaringan publik tanpa perlindungan keamanan.

Diskusi berlangsung secara interaktif ketika peserta mulai berbagi pengalaman dan bertanya tentang berbagai kasus keamanan digital yang sering muncul di media. Salah satu peserta seminar mengaku baru menyadari pentingnya menjaga keamanan data pribadi setelah mengikuti sesi tersebut. “Ternyata hal-hal kecil seperti verifikasi dua langkah atau tidak sembarangan mengklik tautan itu sangat berpengaruh untuk melindungi data kita,” ujarnya.

Bagi UPITRA, seminar ini menjadi bagian dari upaya membangun literasi digital yang lebih kuat di kalangan mahasiswa. Di tengah perkembangan teknologi yang cepat, pemahaman tentang keamanan siber menjadi keterampilan penting yang perlu dimiliki oleh generasi muda, tidak hanya bagi mereka yang belajar di bidang teknologi, tetapi juga bagi siapa pun yang hidup di era digital.

Pendekatan ini juga sejalan dengan semangat pembelajaran di UPITRA yang berupaya menghubungkan kekuatan akademik dengan kebutuhan nyata di dunia profesional. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya memahami teknologi secara teoritis, tetapi juga mengerti implikasi praktisnya dalam kehidupan sehari-hari maupun di lingkungan kerja.

Melalui diskusi seperti ini, kampus berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat lebih kritis dan sadar terhadap cara mereka berinteraksi dengan teknologi. Sebab di dunia yang serba online, kepercayaan digital bukan hanya soal sistem yang aman, tetapi juga tentang pengguna yang bijak dalam memanfaatkannya.

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *